NW Ku Harus Semakin Baik & Lebih Baik (Catatan Pribadi)
Assalamualaikum Wr. Wb.
Jumpa kembali sahabatku semua, kali ini ane ada sedikit masukan buat diri sendiri (siapa tahu kedepan bisa membantu banyak untuk organisasi yang ku cintai), Nahdlatul Wayhan namanya. Jadi ini bukan keritik atau saaran, tapi lebih kepada ocehan pribadi yang ingin membantu di masa-masa yang akan datang.
Allah SWT berfirman dalam surat Ar-Ra'd ayat 11, yang artinya:
"Allah SWT tidak akan merubah nasib suatu kaum, sebelum kaum itu merubah perilakunya sendiri"
Ada juga kata orang:
"Tidak ada peningkatan kalau tidak ada perbaikan, tidak ada perbaikan kalau tidak ada evaluasi, tidak ada evaluasi kalau tidak ada pedoman"
Ada kebutuhan yang begitu terasa dibutuhkan oleh Nahdlatul Wathan (NW) sebagai sebuah Organisasi Kemasyarakatan (Orkemas) nasional yang terbesar di NTB, dimana pendirinya bukan orang sembarangan, tapi sangat masyhur bahkan di Makkah Saudi Arabia.
Sebagai salah seorang yang mendapat banyak tugas yang bersifat administratif atau pun belusukan, al-faqir merasa ada yang kurang dalam kinerja organisasi Nahdlatul Wathan, beberapa indikasi masalah dan sekaligus hal-hal yang mungkin dilakuan sebagai solusi antara lain:
Hal-hal yang mungkin dilakukan:
a. Mencoba membiasakan semua devisi dan pengurus inti masing-masing bidang membaca dan merenungkan kembali apa yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya masing-masing dalam sebuah rapat kerja komisi ataupun diskusi kelompok;
b. Mungkin akan terjadi kemunduran atau tidak maksimal pelaksanaannya dengan alasan tidak ada anggaran, oleh karena itu perlu ada ide pencarian dana seadanya sambil mensosialisasikan program-program utama kepada tokoh dan donatur;
c. Melakukan evaluasi berkala atas apa yang telah direncanakan dan dilaksanakan;
d. Perlu ada rewood and punishment (penghargaan dan hukuman) baik dalam bentuk ucapan ataupun pemberian sesuatu, yang bisa membawa dampak posotof bagi organisasi.
2) Pengurus dibawah kurang mengkoordinir kebutuhan warga
Beberapa lembaga, pondok pesantren, madrasah ataupun warga Nahdliyin sendiri memiliki keluhan kurang dikordinir oleh pengurus yang dibawah, walau pun Ketua Umum PBNW telah memiliki jadwal rutin bulanan ke setiap kecamatan, ini disebabkan karena pngurus yang dibawah tidak maksimal melanjutkan pengkoordiniran yang dilakukan oleh PBNW. Bahasa singkatnya, pengurus yang dibawah tidak memiliki program pasti yang bermanfaat untuk warga nahdliyin, hanya mengharapkan program dari pusat dalam hal ini PBNW.
Hal-hal yang mungkin dilakukan adalah:
a. Mengharuskan pengurus ranting, anak cabang dan cabang memiliki kegiatan rutin mingguan/ bulanan yang bersifat praktis dan berkelanjutan;
b. Memberi keleluasaan pengurus dalam mengembangkan program; dll.
4) Kurangnya tenaga administrasi
Hal ini tinggal dipastikan setiap jenjang kepengurusan cabang (tingkat kecamatan) dan terus kebawah minimal memiliki 1 orang operator atau tenaga administrasi, sedangkan di kantor daerah dan wilayah minimal 3 orang, sedangkan pusat lebih banyak dari itu.
Sebuah organissasi yang baik akan merangkul semua pengurus dan anggota dengan membuat suatu media sentral, baik lewat media cetak dan elektronik. Hendaklah ini dijalankan mulai dari yang paling efektif, antara lain:
a) Membuat dan akhtif mengorganisir Group atau Page Nahdlatul Wathan di FB dan Twitter serta Situs resmi organisasi;
b) Membuat panduan administrasi organisasi di setiap jenjang kepengurusan;
c) Membentuk Pusat Informasi yang dilengkapi dengan SMS Center, alamat email, nomor Telpon, dll.
Demikian ocehan ini al-faqir sampaikan, semoga bermanfaat untuk diri sendiri dan organisasiku tercinta
Wallahulmuwaffiqu Walhadi Ila Sabilirrasyad
Wassalamualaikum Wr. Wb.

Comments
Post a Comment